Caperz



Caperz adalah mesin pencarian video. Kami telah mengindeks jutaan video dari seluruh dunia



Please Subscribe
Nama:AHOK BEBAS, MUSUH WAS WASSS..!! Satu per Satu Dipermalukan! KARMA itu WORK..!!!
Durasi:6 mnt 37 dtk
Dilihat:1,647,883
Dipublikasikan:25 November 2018
Sumber:Youtube
Description::https://seword.com/politik/satu-per-s...

Sebelum Ahok dijebloskan ke penjara, ia pernah berkata, “Percayalah, sebagai penutup, kalau anda menzalimi saya, yang anda lawan adalah Tuhan Yang Mahakuasa, Maha Esa. Saya akan buktikan, satu per satu dipermalukan. Terima kasih.” Dan perkataan Ahok itu benar-benar terbukti. Satu per satu “musuh” Ahok kini benar-benar dipermalukan.

Sebab sesungguhnya, Ahok tidak pernah menodai agama Islam seperti yang dituduhkan kepadanya. Pidatonya yang menyinggung Surat Al Maidah 51 itu, sebenarnya tidak ada yang salah sama sekali. Namun, ada orang licik. Pidato tersebut lantas disunting sedemikian rupa, sehingga berubahlah maknanya. Dan Ahok menjadi korban dari kelicikan itu.




Namun, sekalipun Ahok sesungguhnya telah dizalimi, Ahok menerimanya dengan lapang dada. Ia tidak memberontak. Ia tetap tegar. Ahok tidak menghujat atas ketidakadilan yang dialamatkan kepadanya. Ia tidak menyalahkan siapa-siapa. Ia tetap teguh sekalipun diterpa angin, ia tetap kuat sekalipun dihina dan dimaki.

2. Zumi Zola

Mantan Gubernur Jambi itu telah dituntut 8 tahun penjara oleh jaksa KPK. Ia terbukti telah menggarong uang rakyat dengan jumlah yang cukup fantastis: lebih dari Rp. 40 miliar. Mendengar tuntutan jaksa KPK itu, ia lalu menangis mengemis-ngemis kepada majelis hakim agar memperingan hukumannya.

Lebay, lu! Bagi saya, itu hanya acting. Itu hanya air mata buaya. Sangat pantas ia menerima hukuman itu. Tentu kita masih ingat bagaimana politikus PAN itu, pada Aksi 212 tahun 2016 lalu. Lewat orasinya, ia memprovokasi massa untuk memusuhi Ahok, untuk “memerangi” Ahok, dan untuk menyuarakan agar ia segera dikirim ke penjara.




Jadi, biarlah selama delapan tahun ke depan – jika majelis hakim mengabulkan tuntutan jaksa tersebut – ia merenungi segala kesalahan yang selama ini ia perbuat di balik jeruji. Biarlah ia memikirkan kembali apa yang telah ia perbuat sebelumnya kepada Ahok.

3. Amin Santono

Pada Mei 2018 lalu, Amin Santono, politikus Partai Demokrat itu tertangkap basah oleh KPK sedang melakukan aksi tipu-tipu. Ia terlibat dalam sebuah transaksi gelap dengan menerima suap dari pihak swasta untuk memuluskan berbagai proyek senilai Rp 25 miliar di Kabupaten Sumedang. Dan atas kasus suap itu, ia telah divonis selama 2 tahun penjara.

Terlepas dari dirinya sebagai terpidana korupsi, ternyata Amin Santono merupakan salah seorang inisiator pengajuan hak angket terhadap Ahok pada Februari 2017 silam, karena Ahok diaktifkan kembali melaksanakan tugasnya sebagai Gubernur DKI oleh Mendagri, setelah menjalani cuti kampanye pada putaran pertama Pilkada DKI Jakarta lalu.

Amin Santono begitu getol menggalang dukungan tanda tangan karena ia merasa bahwa Ahok tidak patut duduk kembali sebagai Gubernur DKI karena statusnya yang sudah terdakwa ketika itu. Ia berharap agar Ahok harus segera dinonaktifkan karena dianggap telah menyalahi Undang-undang Pemerintah Daerah.

4. Taufik Kurniawan

Beberapa hari menjelang sidang pembacaan putusan hakim terhadap kasus dugaan penodaan agama oleh Ahok, Wakil Ketua DPR itu berujar agar majelis hakim mempertimbangkan aspirasi massa yang terus-menerus berdemo untuk menuntut agar Ahok dihukum penjara. Selain itu, ia merupakan salah seorang politikus yang bersuara keras menolak revisi terhadap pasal penodaan agama di KUHP.

Dan akhirnya, Taufik Kurniawan turut menerima karma Ahok. Bulan lalu, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ia diduga menerima suap terkait dengan perolehan anggaran DAK fisik Kabupaten Kebumen dalam APBN 2016. Hampir dapat dipastikan, bahwa politikus PAN itu akan mendekam di penjaran untuk beberapa tahun ke depan.

Masih ada beberapa nama yang benar-benar telah merasakan “balasan” atas kejahatan yang mereka pernah lakukan terhadap Ahok. Di antaranya adalah Jonru Ginting yang baru saja keluar dari penjara, Buni Yani, yang kasasinya ditolak MA, Ahmad Dhani, yang saat ini telah menjadi tersangka atas kasus pencemaran nama baik.
Selanjutnya ada Ratna Sarumpaet yang masih berada dalam tahanan karena kasus penyebaran hoax lewat drama pengeroyokan yang cukup menjijikkan itu, Gus Nur, tersangka pencemaran nama baik, dan politikus muda yang baru saja mengembalikan uang Rp. 2 miliar ke Kemenpora itu, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Selain nama-nama tersebut, masih ada nama-nama besar lainnya yang sepertinya sedang dalam antrian. Sebutlah Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Fahri Hamzah, Fadli Zon, Amien Rais, dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Kapan mereka akan merasakan sakitnya karma Ahok? Kita tunggu saja tahun depan. Mereka akan tumbang diterpa badai.

#01JokowiLagi #AHOK
Suka ini ?: